Martir Agung Marina (Margaret) dari Antiokhia di Pisidia



St. Marina ( St. Margaretha)

Diperingati 30/17 Juli

Ayah dari St. Marina adalah seorang imam kafir di abad ketiga. Ibu kandung St. Marina meninggal ketika melahirkan Marina. Ibu tiri dari St. Marina adalah seorang Kristen yang sangat mengasihi Marina bagaikan anaknya sendiri. Sejak kecil Ibu tiri Marina mengajarkan Marina kecil tentang kasih dari Tuhan Yesus Kristus. Iman ini cukup berakar dihati Marina, kepada ibu tirinya Marina mengatakan bahwa ia ingin mempersembahkan kesucian keperawanannya hanya bagi Sang Mempelai Ilahi, Kristus Raja. Ayah Marina mencemoohkan keputusan ini, tetapi imam kafir kepala di kuil dimana ayah Marina melayani, jatuh cinta kepada Marina dan mau menikahinya. St. Marina menolak dengan halus tawaran ini, dan serta merta imam kepala memerintahkan Marina untuk mempersembahkan sesajen dihadapan dewa-dewi kafir. St. Marina menjawab bahwa dewa-dewi tersebut hanyalah ilah-ilah mati saja bukanlah Allah yang Hidup, mereka hanya patung-patung benda mati yang tak sadar didepannya ada sesajen. Oleh jawaban ini St. Marina dipukuli, ditusuk dengan besi tetapi tidak mati dan segera ia dipenjara. Dipenjara Lucifer menampakan diri dalam rupa seekor naga yang ingin memakan St. Marina, St. Marina segera berlutut berdoa dan membuat tanda salib, ia berlindung didalam perlindungan Kristus dan Sang Theotokos, segera naga tersebut ketakutan dan menghilang, malam berikutnya Lucifer menampakan diri sebagai manusia buas, kali ini Malaikat Tuhan menampakan diri dan memberi St. Marina sebuah palu, Marina segera berdiri dan menjambak Lucifer dan memukul remuk kepala Lucifer dengan palu, Lucifer tidak menyerah dan akhirnya ia menunjukan wujud aslinya serta mengancam Marina, tetapi sebuah sinar dari surga menghantam Lucifer, dan segera Roh Kudus dalam rupa burung merpati turun menaungi Marina segera segala luka yang diderita Marina menjadi sembuh. Ketika dihadapkan kepada pengadilan Romawi mengatakan bahwa Sang Roh Kudus menyembuhkan segala lukanya. 


Dan segera pengadilan pengadilan Romawi memutuskan Marina harus mati, St. Marina segera ditaruh didalam kuali dan segerak kuali panaskan. Ketika hal ini terjadi Marina mendengar suara bahwa Kristus akan memberikan mahkota kemartiran kepadanya, segera setelah itu gempa bumi terjadi dan kuali yang dipakai untuk memanggang St. Marina terbelah menjadi dua, dan banyak orang menjadi percaya kepada Kristus, Marina berdiri dan dikuasai oleh Roh Allah ia mulai berkata-kata dan banyak orang di dalam pengadilan menjadi percaya seketika, tetapi hakim pengadilan yang dibisiki oleh Lucifer turun seraya menghunus pedang dan memenggal Marina. St. Marina segera berlutut dan memohon agar Tuhan berbelas kasihan kepada hakim tersebut. Melalui perkataan-perkataan St. Marina yang dipenuhi oleh Roh Allah, sejarah Gereja mencatat banyak martir-martir lain yang bermunculan.


Melalui doa-doa dari St. Marina Martir Agung, Tuhan Yesus Kristus kasihanilah serta selamatkanlah kami.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikon Bunda Allah "Hodegitria"/ yang menunjukkan jalan di Smolensk yang dibawa dari Konstantinopel

Martir Agung Dan Penyembuh tanpa bayaran St. Panteleimon

St. Pitirim, Uskup Tambov